Waspadai Virus Ini!, Penjelasan Lengkap tentang Virus HPV dan Bahayanya

Human Papillomavirus (HPV) adalah infeksi yang umum terjadi pada manusia dan dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan yang serius. Infeksi HPV dapat mempengaruhi laki-laki maupun perempuan, dan dapat menyebabkan berbagai kondisi seperti kutil kelamin, kanker serviks, dan kanker lainnya. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang Virus ini dan bagaimana bahaya dan cara mencegahnya

Apa itu HPV?

Human Papillomavirus (HPV) adalah kelompok virus yang menyerang kulit dan selaput lendir tubuh manusia. HPV adalah infeksi menular seksual yang paling umum. Dikutip dari website CDC, pada tahun 2018, terdapat sekitar 43 juta infeksi HPV, banyak di antaranya terjadi pada orang-orang usia akhir remaja dan awal 20-an. 

Terdapat berbagai jenis HPV dan beberapa jenis dapat menyebabkan masalah kesehatan, termasuk kutil kelamin dan kanker. Namun, terdapat vaksin yang dapat mencegah terjadinya masalah kesehatan ini. Virus ini diketahui dapat menyebabkan infeksi pada area genital, mulut, atau tenggorokan. 

Apakah HPV Berbahaya?

HPV adalah infeksi menular seksual yang umum dan biasanya tidak menunjukkan gejala serta dapat sembuh dengan sendirinya, tetapi Anda jangan menganggap sepele virus ini, karena dalam beberapa kasus, HPV dapat menyebabkan penyakit yang serius.

Menurut informasi yang dilansir dari Cancer Council, HPV bertanggung jawab atas:

  • hampir semua kasus kutil kelamin dan kanker serviks
  • 90% kanker anus
  • 78% kanker vagina
  • 25% kanker vulva
  • 50% kanker penis
  • 60% kanker orofaringeal (kanker tenggorok bagian belakang, termasuk dasar lidah dan tonsil).

Jenis-Jenis Virus HPV

HPV merupakan kelompok virus yang terdiri dari lebih dari 200 virus terkait, beberapa di antaranya menyebar melalui hubungan seks vaginal, anal, atau oral. Dilansir dari National Cancer Institute, jenis HPV yang ditularkan secara seksual terbagi menjadi dua kelompok, yaitu risiko rendah dan risiko tinggi.

  • HPV risiko rendah. umumnya tidak menyebabkan penyakit. Namun, beberapa jenis HPV risiko rendah dapat menyebabkan terbentuknya kutil di sekitar organ kelamin, anus, mulut, atau tenggorokan. 
  • HPV risiko tinggi. dapat menyebabkan beberapa jenis kanker. Terdapat sekitar 14 jenis HPV risiko tinggi termasuk HPV 16, 18, 31, 33, 35, 39, 45, 51, 52, 56, 58, 59, 66, dan 68. Dua di antaranya, yaitu HPV16 dan HPV18, bertanggung jawab atas sebagian besar kanker terkait HPV.

Beberapa jenis HPV tertentu (terutama tipe 16 dan 18) dapat menyebabkan perubahan pada sel-sel leher rahim, kondisi yang disebut displasia serviks. Leher rahim adalah saluran yang menghubungkan vagina dengan rahim. Jika tidak diobati, displasia serviks dapat berkembang menjadi kanker serviks.

Menurut Mayo Clinic, Hampir semua kanker serviks disebabkan oleh infeksi HPV, tetapi kanker serviks dapat membutuhkan waktu hingga 20 tahun untuk berkembang setelah terjadi infeksi HPV. Infeksi HPV dan kanker serviks awal umumnya tidak menimbulkan gejala yang dapat diketahui.

Dilansir dari Cleveland Clinic, jika Anda berusia di bawah 30 tahun, sebagian besar infeksi HPV akan sembuh dengan sendirinya. Pada usia 30 tahun, menemukan HPV selama pemeriksaan Pap smear (tes yang menyaring kanker serviks) dapat menentukan seberapa sering Anda harus diperiksa. Jika hasil tes menunjukkan positif, Anda mungkin berisiko lebih tinggi dan perlu pemeriksaan yang lebih sering.

Melakukan Pap smear secara teratur untuk memeriksa kanker serviks penting. Namun, penting untuk diingat bahwa hanya karena Anda memiliki HPV atau displasia serviks tidak berarti Anda akan mengalami kanker.

Cara Penyebaran HPV

Dikutip dari website CDC, Anda dapat terinfeksi HPV melalui hubungan seks vaginal, anal, atau oral dengan seseorang yang memiliki virus ini. Penyebarannya paling umum terjadi selama hubungan seks vaginal atau anal. Virus ini juga dapat menyebar melalui kontak kulit-ke-kulit saat berhubungan seks. Seseorang yang terinfeksi HPV dapat menularkan infeksi kepada orang lain, bahkan saat mereka tidak memiliki tanda atau gejala.

Jika Anda aktif secara seksual, Anda berisiko terkena HPV, bahkan jika Anda hanya pernah berhubungan seks dengan satu orang. Anda juga dapat mengalami gejala bertahun-tahun setelah berhubungan seks dengan seseorang yang memiliki infeksi ini. Hal ini membuat sulit untuk mengetahui kapan Anda pertama kali terinfeksi.

Bagaimana Cara Melindungi Diri dari HPV

Vaksin-HPV

Ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk melindungi diri dari infeksi HPV:

Vaksinasi

Vaksin HPV dapat dijadikan senjata utama dalam mencegah infeksi HPV dan melindungi dari kanker yang berhubungan dengan virus ini. Vaksin HPV dianjurkan untuk anak-anak laki-laki dan perempuan sebelum mereka aktif secara seksual. 

Hal ini sesuai dengan dengan pernyataaan dr. Yassin Yanuar MIB,SpOG-KFER,MSc, menurut pendapat beliau ”sangat penting untuk menyiapkan kesehatan reproduksi, salah satunya adalah dengan vaksin untuk pencegahan kanker serviks, namun untuk kondisi di mana jika sudah berhubungan seksual diwajibkan untuk deteksi dini secara rutin”

Praktik seks yang aman

Menggunakan kondom dapat membantu mengurangi risiko penularan HPV, tetapi tidak sepenuhnya melindungi dari infeksi.

Pemeriksaan rutin 

Rutin melakukan pemeriksaan Pap smear untuk wanita dapat membantu mendeteksi dini adanya perubahan sel serviks yang terkait dengan HPV.

Edukasi dan kesadaran 

Penting untuk memahami risiko HPV dan mengedukasi diri sendiri serta orang lain tentang cara melindungi diri dari infeksi.

Human Papillomavirus (HPV) adalah infeksi yang serius dan dapat menyebabkan berbagai kondisi kesehatan yang berbahaya, termasuk kanker. Penting untuk memahami risiko HPV dan mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri sendiri dan orang-orang di sekitar kita. Vaksinasi, praktik seks yang aman, dan pemeriksaan rutin dapat membantu dalam pencegahan dan deteksi dini infeksi HPV. Dengan meningkatkan kesadaran tentang HPV dan tindakan pencegahan yang tepat, kita dapat mengurangi beban penyakit terkait HPV dan melindungi kesehatan kita dan orang yang kita cintai.

Dalam upaya mencegah dan menghadapi risiko kanker serviks yang disebabkan oleh Human Papillomavirus (HPV), deteksi dini memegang peranan yang sangat penting. Melakukan pemeriksaan rutin dan mengambil langkah-langkah pencegahan adalah langkah yang bijaksana untuk melindungi kesehatan kita.

Salah satu cara untuk melakukan deteksi dini kanker serviks adalah dengan menggunakan layanan deteksi dini yang tersedia di website One Onco. Website ini menyediakan informasi dan layanan kesehatan seperti vaksinasi HPV & Pap Smear yang dapat membantu Anda dalam mendeteksi adanya perubahan sel serviks yang terkait dengan HPV.

Jangan biarkan risiko kanker serviks menjadi ancaman yang mengintai tanpa disadari. Mengunjungi website One Onco dan menggunakan layanan deteksi dini kanker yang tersedia adalah langkah pertama yang kuat dalam merawat kesehatan reproduksi kita. Mari kita ambil tindakan sekarang demi masa depan yang lebih sehat dan lebih baik bagi kita dan orang-orang yang kita cintai.

Referensi

https://www.cdc.gov/std/hpv/stdfact-hpv.htm

https://www.cancer.org.au/what-is-hpv

https://www.nhs.uk/conditions/human-papilloma-virus-hpv/

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hpv-infection/symptoms-causes/syc-20351596

https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/11901-hpv-human-papilloma-virus

https://www.cancer.gov/about-cancer/causes-prevention/risk/infectious-agents/hpv-and-cancer