Langkah Tepat Mendampingi Psikologis Orang Terdekat yang Terdiagnosa Kanker

BAGIKAN

Menerima diagnosis kanker merupakan salah satu momen yang paling mengguncang dalam kehidupan seseorang. Selain beban fisik yang harus dihadapi, diagnosis ini juga menimbulkan dampak psikologis yang mendalam, seperti kecemasan, depresi, ketakutan, dan perasaan tidak berdaya. Dampak psikologis tersebut tidak hanya mempengaruhi kesejahteraan mental pasien, tetapi juga berpotensi mempengaruhi proses pengobatan dan pemulihan. Oleh karena itu, pengelolaan aspek psikologis menjadi bagian penting dalam pendekatan holistik perawatan kanker.

Daftar Isi

Dampak Psikologis dari Diagnosis Kanker

1. Kecemasan dan Depresi

Pasien kanker sering mengalami kecemasan yang intens terkait ketidakpastian masa depan, proses pengobatan, dan dampak penyakit terhadap kehidupan pribadi maupun profesional. Depresi juga umum terjadi, terutama karena perubahan drastis dalam gaya hidup, penurunan kualitas hidup, dan perasaan kehilangan kontrol atas tubuh dan kehidupan.

2. Stres dan Gangguan Tidur

Stres berkepanjangan yang muncul akibat diagnosis dan perawatan kanker dapat menyebabkan gangguan tidur, kelelahan, dan penurunan daya tahan tubuh. Kondisi ini kemudian memperburuk keadaan emosional dan fisik pasien, sehingga mengganggu proses pemulihan.

3. Perasaan Isolasi dan Stigma

Pasien sering merasa terasing dari lingkungan sosialnya, baik karena ketidakmampuan untuk menjalani aktivitas seperti sedia kala maupun karena stigma yang melekat pada penyakit kanker. Perasaan ini dapat memperdalam depresi dan mengurangi motivasi untuk berpartisipasi dalam proses penyembuhan.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Dampak Psikologis

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tingkat keparahan dampak psikologis pada pasien kanker meliputi:

  • Jenis dan Stadium Kanker: Diagnosis pada kanker stadium lanjut atau jenis kanker yang memiliki prognosis yang kurang baik seringkali menimbulkan beban psikologis yang lebih berat.
  • Dukungan Sosial dan Keluarga: Ketersediaan dukungan emosional dari keluarga, teman, dan komunitas dapat memainkan peran penting dalam membantu pasien mengatasi perasaan tertekan dan cemas.
  • Kepribadian dan Pengalaman Hidup: Resiliensi individu, pengalaman sebelumnya dengan stres, serta kemampuan untuk mencari dan menerima bantuan sangat mempengaruhi bagaimana pasien mengelola dampak psikologis.

Strategi Mengatasi Dampak Psikologis pada Pasien Kanker

1. Konseling dan Terapi Psikologis

Terapi psikologis, seperti konseling individual, terapi perilaku kognitif (CBT), dan terapi kelompok, dapat membantu pasien memahami dan mengelola emosi yang muncul. Pendekatan ini memungkinkan pasien untuk mengungkapkan kekhawatiran mereka, memperoleh strategi coping, dan mengurangi tingkat kecemasan dan depresi.

2. Dukungan Sosial

Membangun jaringan dukungan sosial sangat penting. Keterlibatan dalam kelompok dukungan pasien kanker atau komunitas sejenis dapat memberikan rasa kebersamaan, validasi pengalaman, dan informasi praktis mengenai cara mengatasi tantangan sehari-hari.

3. Intervensi Medis dan Pengelolaan Gejala

Dalam beberapa kasus, intervensi medis seperti pemberian obat antidepresan atau ansiolotik dapat direkomendasikan oleh dokter untuk membantu mengelola gejala depresi dan kecemasan. Pengelolaan gejala fisik yang berkaitan dengan pengobatan kanker (misalnya, nyeri atau kelelahan) juga dapat berdampak positif pada kondisi psikologis pasien.

4. Teknik Relaksasi dan Mindfulness

Latihan pernapasan, meditasi, yoga, dan teknik relaksasi lainnya terbukti dapat membantu menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kesejahteraan emosional. Praktik mindfulness, misalnya, membantu pasien untuk fokus pada saat ini dan mengurangi kecemasan yang berlebihan mengenai masa depan.

5. Edukasi dan Pemberdayaan

Memberikan informasi yang akurat mengenai penyakit, opsi perawatan, dan prognosa dapat membantu mengurangi ketidakpastian yang menjadi sumber kecemasan. Edukasi yang memadai juga memberdayakan pasien untuk terlibat aktif dalam pengambilan keputusan terkait perawatan mereka.

Baca Juga: Apakah Perlu Melakukan Pemeriksaan Kanker Jika Ada Anggota Keluarga yang Divonis Kanker?

Peran Keluarga dan Lingkungan

Keluarga dan lingkungan sekitar memainkan peran vital dalam mendukung kesehatan mental pasien kanker. Komunikasi yang terbuka, empati, dan kehadiran fisik maupun emosional dari orang-orang terdekat dapat membantu pasien merasa didukung dan mengurangi perasaan isolasi. Mendorong anggota keluarga untuk turut serta dalam sesi konseling atau kelompok dukungan juga dapat memperkuat ikatan emosional dan membantu seluruh keluarga dalam proses adaptasi.

Dampak psikologis dari diagnosis kanker merupakan tantangan besar yang harus diatasi secara menyeluruh bersama dengan pengobatan medis. Strategi pengelolaan yang melibatkan konseling profesional, dukungan sosial, intervensi medis, dan teknik relaksasi dapat membantu pasien mengurangi beban emosional dan meningkatkan kualitas hidup. Pendekatan holistik yang menggabungkan perawatan fisik dan psikologis merupakan kunci untuk mendukung proses pemulihan pasien kanker secara optimal.


Sumber

  1. National Cancer Institute. Emotions and Cancer. 2023. [cited 2025 Feb 27]. Available from: https://www.cancer.gov/about-cancer/coping/feelings
  2. Ostovar, S., Modarresi Chahardehi, A., Mohd Hashim, I. H., Othman, A., Kruk, J., & Griffiths, M. D. Prevalence of psychological distress among cancer patients in Southeast Asian countries: A systematic review. European journal of cancer care, 2022;31(6), e13669. [cited 2025 Feb 27]. Available from: https://doi.org/10.1111/ecc.13669
  3. Wang, Y., & Feng, W. Cancer-related psychosocial challenges. General psychiatry, 2022;35(5), e100871. [cited 2025 Feb 27]. Available from: https://doi.org/10.1136/gpsych-2022-100871
  4. Linden, W., Vodermaier, A., Mackenzie, R., & Greig, D. (2012). Anxiety and depression after cancer diagnosis: prevalence rates by cancer type, gender, and age. Journal of affective disorders, 2012; 141(2-3), 343–351. [cited 2025 Feb 27]. Available from:https://doi.org/10.1016/j.jad.2012.03.025
Hubungi Kami: +62811 1707 0111