Langkah Deteksi Dini Gejala Kanker Payudara dengan SADARI

Kanker payudara merupakan salah satu jenis penyakit kanker paling mematikan di Indonesia. Berdasarkan data dari Globocan pada tahun 2020, angka kematian akibat penyakit kanker payudara di Indonesia berjumlah 22,430 jiwa, atau sekitar 9.6% dari total keseluruhan angka kematian akibat kanker di Indonesia. 

Mengetahui fakta di atas, pasti akan membuat Anda khawatir dengan penyakit kanker payudara ini terutama untuk para wanita. Sebab, para wanita lebih berisiko untuk terkena kanker payudara jika dibandingkan dengan pria.

Untuk itu, Anda perlu melakukan deteksi dini kanker payudara agar dapat ditangani lebih awal. Salah satunya adalah dengan melakukan Langkah SADARI yaitu sebuah langkah pemeriksaan mandiri kanker payudara. Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai langkah SADARI, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Deteksi Kanker Payudara Sejak Dini dengan SADARI

SADARI adalah sebuah langkah mandiri deteksi kanker payudara. Langkah SADARI dapat Anda lakukan 7-10 hari setelah menstruasi. Berikut enam langkah deteksi dini kanker payudara dengan SADARI dari Yayasan Kanker Indonesia yang dikutip dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia :

  1. Berdiri tegak. Cermati apabila ada perubahan pada bentuk dan permukaan kulit payudara, pembengkakan, dan perubahan pada puting. Jika Anda menemukan perbedaan bentuk payudara kanan dan kiri, Anda tidak perlu cemas, karena hal itu sudah biasa.
  2. Angkat kedua lengan ke atas, tekuk siku dan posisikan tangan di belakang kepala. Dorong siku ke depan dan cermati payudara kemudian dorong siku ke belakang dan cermati bentuk serta ukuran payudara Anda.
  3. Posisikan kedua tangan pada pinggang, condongkan bahu ke depan sehingga posisi payudara menggantung, kemudian dorong kedua siku ke depan, lalu kencangkan otot dada Anda.
  4. Angkat lengan kiri ke atas, dan tekuk siku sehingga tangan kiri memegang bagian atas punggung. Gunakan ujung jari tangan kanan Anda, kemudian raba dan tekan area payudara, serta cermati seluruh bagian payudara kiri hingga ke area ketiak. Lakukan gerakan ke atas -bawah, gerakan lingkaran dan gerakan lurus dari arah tepi payudara ke puting dan sebaliknya. Ulangi gerakan yang sama pada payudara kanan Anda.’
  5. Cubit kedua puting. Apabila ada cairan yang keluar dari puting (bukan ASI), segera konsultasikan diri Anda ke dokter.
  6. Pada posisi tidur, letakkan bantal di bawah pundak kanan. Angkat lengan ke atas. Cermati payudara kanan dan lakukan tiga pola gerakan seperti sebelumnya (pada poin 4). Gunakan ujung jari, tekan seluruh bagian payudara hingga ke sekitar ketiak.

Kenali Gejala Kanker Payudara

Setiap orang memiliki gejala kanker payudara yang berbeda. Beberapa dari mereka bahkan tidak memiliki tanda atau gejala kanker payudara sama sekali. Untuk itu, Anda perlu mengetahui gejala kanker payudara agar dapat mewaspadainya. Berikut gejala kanker payudara yang perlu diwaspadai menurut situs Centers for Disease Control and Prevention.

  • Muncul benjolan baru di payudara atau ketiak
  • Penebalan atau pembengkakan pada bagian payudara.
  • Iritasi atau lesung pipit pada kulit payudara.
  • Kemerahan atau kulit terkelupas di area puting atau payudara.
  • Puting tenggelam dan rasa sakit di area puting.
  • Keluarnya cairan dari puting selain ASI, termasuk darah.
  • Perubahan ukuran atau bentuk payudara.
  • Nyeri di setiap area payudara.

Jika dalam tahapan deteksi dini SADARI di atas anda menemukan gejala kanker payudara. Segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter untuk melakukan diagnosis lebih lanjut. Saat berkonsultasi dengan dokter, mungkin beberapa cara diagnosis kanker payudara berikut akan direkomendasikan oleh dokter.

Bagaimana Kanker Payudara Didiagnosis?

Dokter seringkali menggunakan tes tambahan untuk menemukan atau mendiagnosis kanker payudara. Mereka mungkin merujuk pasien ke spesialis payudara atau ahli bedah. Para dokter spesialis inilah yang ahli dalam mendiagnosis kanker payudara.

Melansir dari situs Centers for Disease Control and Prevention berikut langkah-langkah diagnosis kanker payudara yang umum dilakukan.

  1. USG Payudara

USG payudara menggunakan sebuah mesin yang menggunakan gelombang suara untuk menampilkan gambar yang disebut sonogram dari area di dalam payudara.

  1. Mammografi diagnostik

Jika Anda mengalami masalah pada payudara Anda seperti benjolan, atau jika area payudara terlihat tidak normal pada pemeriksaan mammografi, dokter mungkin akan meminta Anda melakukan mammografi diagnostik. Mammografi diagnostik adalah proses rontgen payudara yang lebih detail daripada mammografi.

  1. MRI Payudara

Magnetic Resonance Imaging (MRI) payudara merupakan pemindaian tubuh menggunakan magnet yang dihubungkan ke komputer. Pemindaian payudara dengan MRI akan membuat gambar detail dari area di dalam payudara.

  1. Biopsi Payudara

Biopsi adalah tes yang dilakukan dengan mengangkat jaringan atau cairan dari payudara untuk dilihat di bawah mikroskop dan melakukan lebih banyak pengujian. Ada berbagai jenis biopsi payudara seperti aspirasi jarum halus, biopsi inti, atau biopsi terbuka.

Itulah ulasan mengenai langkah deteksi kanker payudara sejak dini dengan SADARI.  Jika Anda menemukan salah satu atau bahkan beberapa gejala kanker payudara, segera luangkan waktu anda untuk konsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan kanker payudara lebih lanjut.

Selain langkah SADARI, Anda juga bisa melakukan beberapa langkah untuk mendeteksi kanker payudara dengan melakukan pemeriksaan secara rutin, seperti deteksi kanker payudara dengan USG Payudara atau Mammografi untuk mengetahui kondisi dari payudara Anda. Untuk melakukannya, Anda bisa menggunakan layanan deteksi kanker payudara di rumah sakit terdekat dari tempat tinggal Anda dengan layanan dari OneOnco. Pesan dan cek layanan deteksi kanker payudara terdekat dari anda di sini

Referensi:

Indonesia – Global Cancer Observatory

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Enam Langkah SADARI untuk Deteksi Dini Kanker Payudara

Centers for Disease Control and Prevention. What Are the Symptoms of Breast Cancer? – CDC

Centers for Disease Control and Prevention. How Is Breast Cancer Diagnosed? – CDC