Kelompok Usia yang Punya Risiko Tinggi Kanker Payudara

Kanker payudara adalah jenis kanker yang paling banyak ditemukan di Indonesia. Berdasarkan data dari Globocan, pada tahun 2020, kanker payudara menjadi jenis kanker yang paling banyak ditemukan dalam keseluruhan kasus baru penyakit kanker di Indonesia dengan jumlah sekitar 16,6% dari keseluruhan kasus. 

Kanker payudara dikaitkan dengan berbagai faktor risiko. Salah satu faktor risiko adalah usia yang lebih tua. Pada artikel ini, akan membahas faktor usia yang mempengaruhi risiko kanker payudara, seberapa besar peluang dari kelompok usia terkena kanker payudara dan faktor risiko lainnya. Simak informasinya di bawah ini.

Pada Usia Berapa Kanker Payudara Umum Terjadi? 

Melansir dari situs Healthline, kanker payudara paling sering ditemukan pada wanita berusia 65-74 tahun, dengan usia rata-rata 63 tahun saat diagnosis kanker payudara. Pada rentang usia 20-an hingga 30-an, kasus kanker payudara jarang ditemukan, hanya sekitar 5 persen dari keseluruhan kasus kanker payudara yang tergolong kelompok usia ini.

Jika dihitung berdasarkan persentase, risiko kanker payudara saat berusia 30-an adalah sekitar 0,4%. Pada usia 40 tahun, risiko kanker payudara meningkat menjadi 1,5% dan pada usia 60 tahun risiko kanker payudara sebesar 3,5%. 

Kelompok Usia yang Punya Risiko Tinggi Kanker Payudara

Berdasarkan fakta di atas, kelompok usia yang punya risiko tinggi terkena kanker payudara adalah dengan usia rata-rata sekitar 63 tahun. Meski ditemukan juga kasus kanker payudara pada usia di bawah 63 tahun dalam jumlah kecil. Lantas, mengapa kanker payudara lebih berisiko menyerang wanita dengan usia lebih tua? 

Penelitian yang dilakukan oleh Lawrence Berkeley National Laboratory menemukan bahwa seiring bertambahnya usia wanita, sel-sel yang bertanggung jawab untuk menjaga jaringan payudara yang sehat berhenti merespons lingkungan sekitarnya, termasuk isyarat yang seharusnya menekan pertumbuhan tumor di dekat sel-sel tersebut. Akibatnya, pertumbuhan tumor atau kanker payudara tidak dapat ditekan oleh sel-sel tubuh, yang menyebabkan risiko kanker payudara pada wanita lebih tua meningkat.

Selain faktor usia, kanker payudara juga disebabkan oleh faktor risiko lainnya yang dipengaruhi oleh gaya hidup dan faktor genetik turunan. Simak faktor risiko kanker payudara selengkapnya di bawah ini. 

Faktor Risiko Kanker Payudara

Faktor Risiko Kanker Payudara

Faktor risiko kanker payudara adalah hal yang dapat mempengaruhi tingkat kemungkinan terkena penyakit kanker payudara. Melansir dari situs Centers for Disease Control and Prevention, berikut faktor risiko dari kanker payudara. 

1. Menua

Risiko kanker payudara meningkat seiring bertambahnya usia. Sebagian besar kanker payudara ditemukan di atas usia 50 tahun. 

2. Mutasi Genetik

Wanita yang mewarisi mutasi genetik tertentu, seperti Breast Cancer 1 (BRCA1) dan Breast Cancer 2 (BRCA2) memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara dan ovarium. 

3. Menstruasi Lebih Cepat & Menopause Lebih Lama

Memulai periode menstruasi sebelum usia 12 tahun dan mulai menopause setelah usia 55 tahun membuat wanita terpapar hormon lebih lama yang meningkatkan risiko kanker payudara.

4. Memiliki Payudara yang Padat

Payudara yang padat memiliki lebih banyak jaringan ikat daripada jaringan lemak, sehingga sulit menemukan atau melihat tumor saat melakukan mammogram.

5. Riwayat Menderita Kanker Payudara

Wanita yang pernah menderita kanker payudara lebih mungkin terkena kanker payudara untuk kedua kalinya. 

6. Riwayat Kanker dalam Keluarga

Risiko kanker payudara akan meningkat jika memiliki ibu, saudara perempuan, atau anak perempuan yang menderita kanker payudara atau kanker ovarium. 

7. Terapi Radiasi

Wanita yang pernah menjalani terapi radiasi ke bagian dada atau payudara sebelum usia 30 memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara.

8. Tidak Aktif Secara Fisik

Wanita yang tidak aktif secara fisik memiliki risiko kanker payudara lebih tinggi.

9. Kelebihan Berat Badan atau Obesitas Setelah Menopause

Wanita usia tua yang kelebihan berat badan memiliki risiko kanker payudara lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang memiliki berat badan sehat.

10. Terapi Hormon

Menjalani terapi hormon yang mengandung estrogen dan progesteron selama lebih dari 5 tahun pada periode menopause dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Konsumsi Pil KB juga dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

11. Kehamilan & Menyusui

Kehamilan pertama setelah usia 30 tahun, tidak pernah hamil cukup bulan, dan tidak menyusui dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

12. Minum Alkohol

Risiko kanker payudara akan meningkat ketika semakin banyak alkohol yang dikonsumsi.

Demikian ulasan mengenai kelompok usia yang memiliki risiko tinggi terkena kanker payudara. Berdasarkan informasi di atas, banyak ditemukan kasus kanker payudara pada usia lebih tua. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan pencegahan lebih dini untuk menurunkan risiko kanker payudara seperti memulai gaya hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kanker payudara sejak dini.

Untuk melakukan pemeriksaan kanker payudara, Anda bisa percayakan OneOnco yang menyediakan layanan tes kanker payudara seperti USG Payudara dan Mammografi. OneOnco bekerja sama dengan rumah sakit yang tersebar di banyak wilayah Kota dan Kabupaten di Indonesia. Anda bisa cek dan pesan layanan tes kanker payudara di rumah sakit terdekat dari Anda di sini. One onco juga menyediakan layanan belanja sehat dimana anda dapat membeli berbagai macam kebutuhan untuk pasien kanker seperti misalnya Nutrican

Referensi:

Indonesia – Global Cancer Observatory

Science Daily. Why are older women more vulnerable to breast cancer? New clues

Healthline. Breast Cancer Age: In Your 20s, 30s, Statistics, and More

Centers for Disease Control and Prevention. What Are the Risk Factors for Breast Cancer?